TUGAS 2 Matakuliah BAHASA INDONESIA (Huruf besar , miring dan penalaran)

TUGAS 2 Matakuliah BAHASA INDONESIA

Nama               : Setiawan Bayu Puja Saputra
No. Reg           : 5235127257
Prodi               : Pend. T.I.K. 2012 (Nonreg
)

 

TUGAS 2

  1. EYD dan penggunaan istilah asing dalam skripsi.
    Istilah asing              : Server

    Makna istilah           : Pelayan

    Kaidah penulisan    :Penulisannya dicetak miring karena sebagai bahasa serapan dan untuk menjelaskan kata itu sendiri.

    Arti istilah                 : Sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer.

     

    Istilah asing              : Web Browser

    Makna Istilah           : Penjelajah Web

    Kaidah penulisan     : Penulisannya dicetak miring karena sebagai bahasa serapan dan untuk menjelaskan kata itu sendiri.

    Arti istilah                  : Program yang digunakan untuk menjelajah internet dan untuk mencari informasi dari suatu web.

     

    Istilah asing                : System

    Makna istilah             :Kesatuan komponen

    Kaidah penulisan      : Penulisannya dicetak miring karena sebagai bahasa serapan dan untuk menjelaskan kata itu sendiri. Dan bisa juga menggunakan kata “sistem”.

    Arti istilah                   : Kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan dan masih berada dalam satu wilayah.

     

    Istilah asing                 : Boiler

    Makna istilah               : Alat menghasilkan uap air

    Kaidah penulisan        : Penulisannya dicetak miring karena sebagai bahasa serapan dan untuk menjelaskan kata itu sendiri seperti “boiler”

    Arti istilah                      : Wadah yang berfungsi sebagai pemanas air, panas pembakaran dialirkan ke air sampai terbentuk air panas atau steam.

     

    Istilah asing                    :Sub folder

    Makna istilah                 :Folder dalam folder

    Kaidah penulisan         : Penulisannya dicetak miring karena sebagai bahasa serapan dan untuk menjelaskan kata itu sendiri seperti “sub-folder”

    Arti istilah                      : Folder tempat penyimpanan yang berada didalam folder pula

    1. Dalam metodologi pengajaran ada dua aspek yang paling merujuk yakni mengajar dan media pembelajaran sebagai alat Bantu pengajaran. Seharusnya huruf “B” menggunakan huruf kecil.

    Terdapat kesalahan pada penulisan kata “bantu”, seharusnya menggunakan huruf “b” karena merupakan kata yang tidak menjelaskan kata lainnya. Penulisannya adalah sebagai berikut :

    Dalam metodologi pengajaran ada dua aspek yang paling merujuk yakni mengajar dan media pembelajaran sebagai alat bantu pengajaran.

    1. Model ini dikembangkan dalam bentuk : Tutorial, Computer Based, Audio/Tele Conference.

    Kesalahan pada penulisan kalimat tersebut adalah penulisan kata “computer based, audio/tele conferrence” tidak dicetak miring. Berhubung kata tersebut merupakan kata dalam bahasa asing, maka seharusnya kata tersebut dicetak miring seperti berikut :

    Model ini dikembangkan dalam bentuk : Tutorial, Computer Based, Audio/Tele Conference.

    1. Sedangkan belajar jarak jauh dengan bentuk asynchronous dalam model belajar terpisah jarak antara guru/instruktur dan dilakukan tidak dalam wakti bersamaan sehingga siswa dapat mengatur sendiri kecepatan waktu belajarnya.

    Kesalahan pada penulisan kalimat tersebut adalah penulisan kata “asynchronous” tidak dicetak miring. Berhubung kata tersebut merupakan kata dalam bahasa asing, maka seharusnya kata tersebut dicetak miring seperti berikut :

    Sedangkan belajar jarak jauh dengan bentuk asynchronous dalam model belajar terpisah jarak antara guru/instruktur dan dilakukan tidak dalam wakti bersamaan sehingga siswa dapat mengatur sendiri kecepatan waktu belajarnya.

    1. Cara belajar jarak jauh asynchronous dikembangkan dalam bentuk :Correspondance Course, Distributed  Learning, Web Based Training, dan E-Learning.

    Kesalahan pada penulisan kalimat tersebut adalah penulisan kata “Correspondance Course, Distributed  Learning, Web Based Training, dan E-Learning” tidak dicetak miring. Berhubung kata tersebut merupakan kata dalam bahasa asing, maka seharusnya kata tersebut dicetak miring seperti berikut :

    Cara belajar jarak jauh asynchronous dikembangkan dalam bentuk :Correspondance Course, Distributed  Learning, Web Based Training, dan E-Learning.

    1. Internet berasal dari kata Interconnection Network yang mempunyai arti hubungan berbagai komputer dengan berbagai tipe yang membentuk sistem jaringan yang mencakup seluruh dunia dengan melalui jaringan telekomunikasi seperti telepon.

    Pada kata “Interconnection Network” seharusnya tidak menggunakan huruf besar sebab bukan penjelasan dari sebuah singkatan. Cukup dengan di cetak miring pada kata tersebut untuk menunjukan bahwa kata tersebut ialah kata serapan. Dan penulisan yang benar adalah sebagai berikut :

    Internet berasal dari kata interconnection network yang mempunyai arti hubungan berbagai komputer dengan berbagai tipe yang membentuk sistem jaringan yang mencakup seluruh dunia dengan melalui jaringan telekomunikasi seperti telepon.

    1. CERN bukanlah satu Institut Swiss tetapi merupakan suatu organisasi yang didirikan oleh negara di Eropa.
      Pada kata “Institut Swiss” tidak lah harus menggunakan huruf besar pada awal kata karena itu bukan sebuah nama lembaga/institut dibidang pendidikan di Swiss, namun hanya sebuah keterangan. Seharusnya penulisannya adalah sebagai berikut :

    CERN bukanlah satu institut Swiss tetapi merupakan suatu organisasi yang didirikan oleh negara di Eropa.

  2. EYD dan penggunaan tanda baca titik (.) dan koma (.) dalam skripsi.
    Siswa lebih banyak melakukan kegiatan belajar, sebab tidak hanya mendengar uraian guru, tetapi juga aktifitas lain seperti mengamati, mendemonstrasikan dan lain-lain. (halaman 20)

    Seharusnya setelah kata “mendemosntrasikan” terdapat tanda baca koma (,) sebab masih menyebutkan hal lainnya setelah kata tersebut. Dan penulisan yang benar ialah seperti berikut :

    Siswa lebih banyak melakukan kegiatan belajar, sebab tidak hanya mendengar uraian guru, tetapi juga aktifitas lain seperti mengamati, mendemonstrasikan, dan lain-lain.
    Berbeda bila dibandingkan dengan web hosting gratisan yang lain seperti geocities misalnya maka nama user kita akan berada di sub folder abstrak. (halaman 77)

    Setelah kata penghubung “misalnya” seharusnya diberi tanda koma (,) untuk memperjelas kalimat tersebut. Dan penulisannya adalah sebagai berikut :

    Berbeda bila dibandingkan dengan web hosting gratisan yang lain seperti geocities misalnya, maka nama user kita akan berada di sub folder abstrak.

    Dan untuk mengurangi emisi belerang dipergunakan peralatan desulfurasi gas buang. (halaman 32)

    Setelah kata “belerang” harus menggunakan tanda baca koma (,) agar kalimat tersebut jelas dan tidak ambigu. Dan penulisannya adalah sebagai berikut :

    Dan untuk mengurangi emisi belerang, dipergunakan peralatan desulfurasi gas buang.


    Di Indonesia Perusahaan Umum Lstrik Negara antara lain telah membangun sebuah pusat tenaga listrik dan sistem kombinasi di Gresik, Jawa Timur dengan daya terpasang 15000 MW. (halaman 42)
    Setelah kata “Indonesia” harus terdapat tanda baca koma (,) karena untuk memisahkan kata keterangan dan subjeknya. Dan penulisannya adalah sebagai berikut :

    Di Indonesia, Perusahaan Umum Lstrik Negara antara lain telah membangun sebuah pusat tenaga listrik dan sistem kombinasi di Gresik, Jawa Timur dengan daya terpasang 15000 MW.

    Belakangan ini dunia browser menjadi lebih semarak lagi setelah Microsoft pembuat software terbesar di dunia ikut terjun ke kancah world wide web dengan mengeluarkan browser internet.

    Kesalahan pada kata “world wide web” yaitu tidak di cetak miring pada kata tersebut. Padahal kata tersebut merupakan kata serapan dari bahasa asing yang harusnya dicetak miring sebagai pembeda dari kata lainnya. Penulisan yang benar adalah sebagai berikut :

    Belakangan ini dunia browser menjadi lebih semarak lagi setelah Microsoft pembuat software terbesar di dunia ikut terjun ke kancah world wide web dengan mengeluarkan browser internet

    Jika suatu link di klik, browser akan melihat alamat dari tujuan data tersebut dan kemudian mencarinya di web browser.

    Terdapat kesalahan penulisan pada kata “web browser”, seharusnya kata tersebut dicetak miring karena merupakan kata serapan bahas asing yang seharunya dicetak miring. Seharusnya penulisan kalimat tersebut adalah sebagai berikut :

    Jika suatu link di klik, browser akan melihat alamat dari tujuan data tersebut dan kemudian mencarinya di web browser.

     

  3. Penulisan Daftar Pustaka dan Catatan Kaki yang tidak sesuai dengan EYD

    1. Daftar Pustaka

    Suharsimi, Arikunto,  “Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan”, Jakarta: Bina Aksara, 1949

    Kesalahannya yaitu menggunakan tanda baca koma (,) antara nama pengarag, judul buku hingga tahun terbit. Judul buku tidak di cetak miring dan urutannya pun tidak benar. Penulisan yang benar yaitu :

    Suharsimi, Arikunto. 1949. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bina Aksara

     

    Abdul, Kadir, “Energi”, Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia, 1987

    Kesalahannya yaitu menggunakan tanda baca koma (,) antara nama pengarag, judul buku hingga tahun terbit. Judul buku tidak di cetak miring dan urutannya pun tidak benar. Penulisan yang benar yaitu :

    Abdul, Kadir. 1987. Energi. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia

     

    Hanny, Kamarga, “Belajar Sejarah Melalui E-Learning”, Jakarta: Intimedia, 2002

    Kesalahannya yaitu menggunakan tanda baca koma (,) antara nama pengarag, judul buku hingga tahun terbit. Judul buku tidak di cetak miring dan urutannya pun tidak benar. Penulisan yang benar yaitu :

    Hanny, Kamarga. 2002. Belajar Sejarah Melalui E-Learning. Jakarta: Intimedia

     

    John, Latuheru, “Media Pembelajaran”, Jakarta: P2LPTK. 1988

    Kesalahannya yaitu menggunakan tanda baca koma (,) antara nama pengarag, judul buku hingga tahun terbit. Judul buku tidak di cetak miring dan urutannya pun tidak benar. Penulisan yang benar yaitu :

    John, Latuheru. 1988. Media Pembelajaran. Jakarta: P2LPTK

     

    Budi, Purnama, “Belajar Microsoft Frontpage 2000”, Jakarta: PT Elex Media Komputindo, 2000

    Kesalahannya yaitu menggunakan tanda baca koma (,) antara nama pengarag, judul buku hingga tahun terbit. Judul buku tidak di cetak miring dan urutannya pun tidak benar. Penulisan yang benar yaitu :

    Budi, Purnama. 2000. Belajar Microsoft Frontpage 2000. Jakarta: PT Elex Media Komputindo

     

    Nana, Sudjana, “Teknologi Pengajaran”, Bandung: Sinar Baru, 1999

    Kesalahannya yaitu menggunakan tanda baca koma (,) antara nama pengarag, judul buku hingga tahun terbit. Judul buku tidak di cetak miring dan urutannya pun tidak benar. Penulisan yang benar yaitu :

    Nana, Sudjana. 1999. Teknologi Pengajaran. Bandung: Sinar Baru

     

    Anas, Sudijono, “Pengantar Statistik Pendidikaa”, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1997

    Kesalahannya yaitu menggunakan tanda baca koma (,) antara nama pengarag, judul buku hingga tahun terbit. Judul buku tidak di cetak miring dan urutannya pun tidak benar. Penulisan yang benar yaitu :

    Anas, Sudijono. 1997. Pengantar Statistik Pendidikaan. Jakarta: Raja Grafindo Persada

     

    Atwi, Suparman, “Desain Instruksional”. Jakarta: PAU-PPAI, 1994

    Kesalahannya yaitu menggunakan tanda baca koma (,) antara nama pengarag, judul buku hingga tahun terbit. Judul buku tidak di cetak miring dan urutannya pun tidak benar. Penulisan yang benar yaitu :

    Atwi, Suparman. 1994. Desain Instruksional. Jakarta: PAU-PPAI

    1. Catatan Kaki Nana. Sudjana. “Dasar-dasar Proses Belajar” (Bandung: Sinar Baru, 1989), p 110.

    Kesalahan pada catatan kaki tersebut yaitu pada judul buku tidak diberi garis bawah dan untuk penulisan halaman juga seharusnya “hlm.(angka)”. Dan judul buku tidak di cetak miring. Penulisan catatan kaki yang benar berdasarkan kaedah EYD adalah sebagai berikut :

    Nana. Sudjana, Dasar-dasar Proses Belajar (Bandung: Sinar Baru, 1989), hlm.110.

     

    John. Lathuheru. “Media Pembelajaran” (Jakarta: P2LPTK, 1988), p 118.

    Kesalahan pada catatan kaki tersebut yaitu pada judul buku tidak diberi garis bawah dan untuk penulisan halaman juga seharusnya “hlm.(angka)”. Dan judul buku tidak di cetak miring. Penulisan catatan kaki yang benar berdasarkan kaedah EYD adalah sebagai berikut :

    John. Lathuheru, Media Pembelajaran (Jakarta: P2LPTK, 1988), hlm.118.

     

    Hanny. Kamarga, “Belajar Sejarah Melalui E-Learning” (Jakarta: Intimedia, 2002), p 38.

    Kesalahan pada catatan kaki tersebut yaitu pada judul buku tidak diberi garis bawah dan untuk penulisan halaman juga seharusnya “hlm.(angka)”. Dan judul buku tidak di cetak miring. Penulisan catatan kaki yang benar berdasarkan kaedah EYD adalah sebagai berikut :

    Hanny. Kamarga, Belajar Sejarah Melalui E-Learning (Jakarta: Intimedia, 2002), hlm.38.

     

    Abdul. Gafur, “Desain Instruksional” (Solo: Tiga Serangkai, 1987), p 28.

    Kesalahan pada catatan kaki tersebut yaitu pada judul buku tidak diberi garis bawah dan untuk penulisan halaman juga seharusnya “hlm.(angka)”. Dan judul buku tidak di cetak miring. Penulisan catatan kaki yang benar berdasarkan kaedah EYD adalah sebagai berikut :

    Abdul. Gafur, Desain Instruksional (Solo: Tiga Serangkai, 1987), hlm.28.

     

    Abdul. Kadir, “Energi” (Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia UI-Press, 1987), p 153.

    Kesalahan pada catatan kaki tersebut yaitu pada judul buku tidak diberi garis bawah dan untuk penulisan halaman juga seharusnya “hlm.(angka)”. Dan judul buku tidak di cetak miring. Penulisan catatan kaki yang benar berdasarkan kaedah EYD adalah sebagai berikut :

    Abdul. Kadir, Energi (Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia UI-Press, 1987), hlm.153.

     

    Atwi. Suparman, “Desain Instruksional” (Jakarta: PAU-PPAI Universitas Terbuka), p 211.

    Kesalahan pada catatan kaki tersebut yaitu pada judul buku tidak diberi garis bawah dan untuk penulisan halaman juga seharusnya “hlm.(angka)”. Dan judul buku tidak di cetak miring. Penulisan catatan kaki yang benar berdasarkan kaedah EYD adalah sebagai berikut :

    Atwi. Suparman, Desain Instruksional (Jakarta: PAU-PPAI Universitas Terbuka), hlm.211.

     

    Adam, “Majalah Info Net” (Jakarta: edisi April-Mei, 2002), p 19.

    Kesalahan pada catatan kaki tersebut yaitu pada judul buku tidak diberi garis bawah dan untuk penulisan halaman juga seharusnya “hlm.(angka)”. Dan judul buku tidak di cetak miring. Penulisan catatan kaki yang benar berdasarkan kaedah EYD adalah sebagai berikut :

    Adam, Majalah Info Net (Jakarta: edisi April-Mei, 2002), hlm.19.

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s